Perkuat Kerja Sama Ketahanan Nasional, Pemprov DKI Jakarta–Lemhannas RI Teken Nota Kesepakatan
28 January 2026
Editor: Admin Biro KSD
Reporter: Admin Biro KSD
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani Nota Kesepakatan dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terkait peningkatan dan pengembangan ketahanan nasional. Penandatanganan berlangsung di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1).
Kerja sama ini bertujuan memperkuat ketahanan nasional secara sistematis dan berkelanjutan, khususnya di wilayah DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Gubernur Pramono menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan tersebut. Menurutnya, Jakarta memiliki peran strategis sehingga penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan mendasar.
“Jakarta sebagai ibu kota memiliki peran strategis. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional menjadi sangat penting,” ujar Pramono.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kajian strategis, aparatur Pemprov DKI diharapkan mampu menjawab tantangan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai pusat dinamika nasional, DKI Jakarta menghadapi tantangan yang semakin kompleks, meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga pertahanan dan keamanan. Kondisi tersebut menuntut pengelolaan ketahanan nasional yang terencana dan komprehensif.
“Sebagai ibu kota sekaligus kota global, Jakarta berada pada titik temu berbagai kepentingan nasional dan global. Penguatan ketahanan nasional tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dikelola secara berkelanjutan,” jelas Pramono.
Nota Kesepakatan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi kelembagaan pemerintahan, tetapi juga masyarakat. Implementasi yang konsisten diyakini mampu memperkuat ketahanan nasional melalui pemerintahan daerah yang efektif dan responsif.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan, Nota Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Lemhannas RI dan Pemprov DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam kesepakatan tersebut. Pertama, peran Lemhannas RI sebagai lembaga penyelenggara pendidikan kepemimpinan nasional yang selama ini telah diikuti oleh pejabat Pemprov DKI Jakarta. Kedua, peningkatan kualitas pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pelaksanaan kajian strategis untuk mengukur ketahanan nasional di wilayah DKI Jakarta, sekaligus dukungan terhadap sarana dan prasarana Lemhannas RI.
“Tiga poin ini akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih intensif, termasuk pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi anggota DPRD DKI Jakarta agar memiliki wawasan global sekaligus memperkuat nilai kebangsaan,” ujar Ace.
Ruang lingkup Nota Kesepakatan ini meliputi pelatihan dan sosialisasi, program pendidikan kepemimpinan nasional, penyusunan kajian strategis dan seminar, penyediaan data pengukuran ketahanan nasional, serta dukungan program bersama dan peningkatan sarana dan prasarana.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat ketahanan nasional secara sistematis dan berkelanjutan, khususnya di wilayah DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Gubernur Pramono menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan tersebut. Menurutnya, Jakarta memiliki peran strategis sehingga penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan mendasar.
“Jakarta sebagai ibu kota memiliki peran strategis. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional menjadi sangat penting,” ujar Pramono.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kajian strategis, aparatur Pemprov DKI diharapkan mampu menjawab tantangan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai pusat dinamika nasional, DKI Jakarta menghadapi tantangan yang semakin kompleks, meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga pertahanan dan keamanan. Kondisi tersebut menuntut pengelolaan ketahanan nasional yang terencana dan komprehensif.
“Sebagai ibu kota sekaligus kota global, Jakarta berada pada titik temu berbagai kepentingan nasional dan global. Penguatan ketahanan nasional tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dikelola secara berkelanjutan,” jelas Pramono.
Nota Kesepakatan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi kelembagaan pemerintahan, tetapi juga masyarakat. Implementasi yang konsisten diyakini mampu memperkuat ketahanan nasional melalui pemerintahan daerah yang efektif dan responsif.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan, Nota Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Lemhannas RI dan Pemprov DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam kesepakatan tersebut. Pertama, peran Lemhannas RI sebagai lembaga penyelenggara pendidikan kepemimpinan nasional yang selama ini telah diikuti oleh pejabat Pemprov DKI Jakarta. Kedua, peningkatan kualitas pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pelaksanaan kajian strategis untuk mengukur ketahanan nasional di wilayah DKI Jakarta, sekaligus dukungan terhadap sarana dan prasarana Lemhannas RI.
“Tiga poin ini akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih intensif, termasuk pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi anggota DPRD DKI Jakarta agar memiliki wawasan global sekaligus memperkuat nilai kebangsaan,” ujar Ace.
Ruang lingkup Nota Kesepakatan ini meliputi pelatihan dan sosialisasi, program pendidikan kepemimpinan nasional, penyusunan kajian strategis dan seminar, penyediaan data pengukuran ketahanan nasional, serta dukungan program bersama dan peningkatan sarana dan prasarana.
Berita Lainnya
Kolaborasi Bersama “Jaga Jakarta Bersih”
08 Feb 2026
Forum Jakarta C40 Urban Climate Action Programme (UCAP)–Climate Action Implementation (CAI)
06 Feb 2026
Nonsan Strawberry Festival 2026
06 Feb 2026
Indonesia City Investment Accelerator (ICIA) resmi diluncurkan dalam rangkaian Indonesia Economic Summit (IES) 2026
03 Feb 2026
Jakarta menjadi tuan rumah C40 Sustainable Urban Planning Workshop
03 Feb 2026