SIMBKSD
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Groundbreaking Pembangunan Ekstensi JPO antara Kawasan JIS dan Ancol

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Groundbreaking Pembangunan Ekstensi JPO antara Kawasan JIS dan Ancol

25 January 2026 Editor: Admin Biro KSD Reporter: Admin Biro KSD
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama dan ground breaking pembangunan ekstensi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) antara Kawasan JIS dan Ancol. Minggu, 25 Januari 2026

Dalam sambutannya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol akan dimulai dikerjakan dan ditargetkan bisa digunakan oleh masyarakat pada Juni 2026.

"Pembangunan diharapkan selesai bulan Mei sehingga, Juni kita bisa gunakan untuk aktivitas secara menyeluruh," kata Pramono Anung, Minggu 25 Januari 2026.

Anung menyebut nantinya JPO tersebut memiliki total panjang 466 meter, terdiri dari jembatan sepanjang 166 meter dan jalur pedestrian sepanjang 300 meter. Lebar jembatan sekitar 6,6 meter dan tinggi clearance jalan 5,1 meter.

Muka bangunan (fasad) jembatan melengkung menyerupai JIS, dengan struktur beton bertulang dan baja.

Pramono meyakini hadirnya JPO dengan hak penamaan (naming rights) BTN sehingga menjadi "JPO Bersama BTN" ini akan menjadi salah satu ikon ibu kota.

Bersamaan dengan pembangunan JPO, saat ini juga dilakukan pembangunan infrastruktur stasiun Commuter Line di kawasan Ancol yang ditargetkan rampung pada April mendatang.

"Sehingga pada bulan Juni ketika ulang tahun Jakarta kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol pasti akan memudahkan masyarakat dimanapun untuk bisa hadir," ujar Pramono.

Sementara, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin mengatakan pembangunan JPO merupakan wujud kolaborasi strategis dari visi besar dan transformasi Jakarta menuju kota global yang hijau, tangguh, dan inklusif, sekaligus memperkuat konektivitas antar kawasan wisata, olahraga, dan permukiman.